LAGU LAGU DUKUNG JOKOWI






Membangun Pusat Ekonomi Baru Berbasis Gas Bumi - Dari KANTOR STAF PRESIDEN

JAKARTA - Implementasi penurunan harga gas menjadi perhatian pemerintah sejak dua tahun lalu. Rapat Terbatas (ratas), soal Kebijakan Penetap...

JAKARTA - Implementasi penurunan harga gas menjadi perhatian pemerintah sejak dua tahun lalu. Rapat Terbatas (ratas), soal Kebijakan Penetapan Harga Gas untuk Industri pada 4 Oktober 2016 misalnya, Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya Kementerian/Lembaga melakukan penyederhanaan-pemangkasan rantai pasok, kalkulasi iklim investasi, dan peningkatan daya saing industri. Terutama industri keramik, tekstil, petrokimia, pupuk, serta baja yang banyak mengonsumsi gas.

Khusus industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT), ratas pada 6 Desember 2016, ditegaskan agar segera melakukan kebijakan penurunan harga gas. Hal ini diulangi kembali pada ratas tentang Harga Gas Industri pada 24 Januari 2017.

Keinginan Presiden tersebut menjadi bahasan dalam Focus Group Discussion bertema “Membangun Pusat Ekonomi Baru dari Pinggiran melalui Pengembangan Kawasan Industri Pupuk dan Petrokimia Berbasis Gas Bumi di Indonesia” yang dihadiri para pemangku kepentingan baik pemerintah maupun swasta di Gedung Bina Graha, Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dalam arahannya mengatakan, agar seluruh pemangku kepentingan menjadikan gas bumi bukan semata-mata komoditas tetapi sebagai modal pembangunan untuk memperkuat industri nasional. Serta berdampak nyata pada penciptaan nilai tambah bagi pengembangan industri hilir, seperti harapan Presiden.

“Itu tegas diucapkan Presiden dalam berbagai pertemuan. Ini bisa dianggap sebagai sebuah paradigma baru, sehingga perlu pemahaman bersama. Karena kalau tidak, akan ada dua kutub. Kementerian ESDM mengangap sebagai komoditas, dijual semahal-mahalnya. Kemenperin harus serendah-rendahnya, karena akan menggerakkan ekonomi dengan multiplier effect-nya,” papar Moeldoko.

Kepala Staf berharap, melalui FGD terbangun kesepahaman dan menemukan langkah yang tepat serta menurunkan menurunkan ego sektoral dari para pemangku kepentingan.

Pemanfaatan gas untuk mewujudkan membangun pusat ekonomi baru dari pinggiran juga merupakan implementasi pasal 33 UUD 1945, bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

“Tentu kita bisa interpertasi apa itu sebesar-besarnya kepentingan rakyat. Di Kementerian Perindustrian, tentu saja adalah memperpanjang value chain, sehingga kontribusi terhadap PDB meningkat,” kata Darmawan Prasodjo Deputi I Kantor Staf Presiden.

Dalam paparannya, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar secara tegas mengatakan, persoalan gas setengahnya ada di infrastruktur. “Jika sudah ada infrastruktur, bisa dikatakan 50 persen persoalan gas terselesaikan,” ungkapnya.

Menurutnya, Kementerian ESDM telah melakukan upaya-upaya di hulu yang menjadi domainnya untuk menurunkan harga gas untuk mendukung pengembangan industri pupuk dan petrokimia. “Kami berkepentingan dengan itu, karena gas bisa di-develope kalau ada off taker-nya,” tegasnya.

Ia lantas menunjukkan perbandingan harga gas di titik pengguna ($/MMBtu). Indonesia sebesar 8,3; Malaysia 6,6; Thailand 7,5; Tiongkok 15,0; Jepang 22,48; Korea 13,36; dan Australia 8,57. Sebagai catatan, setiap negara memiliki sistem penetapan harga gas yang berbeda sehingga didapatkan harga yang berbeda.

dp2Indonesia misalnya, menerapkan skema cost of services berdasar keekonomian setiap mata rantai dan tidak terindeksasi ke harga minyak. Sementara Malaysia menerapkan skema below cost yang menerapkan adanya subsidi.

Rauf Purnama dari Komite Tetap Industri Kimia dan Petrokimia Kadin berharap agar gas bisa dimanfaatkan untuk berbagai industri yang bernilai tambah tinggi. Dan tidak hanya digunakan untuk energi dan ekspor (LNG).

“Dengan ekspor LNG diperoleh $ 12 miliar/tahun, sementara jika masuk ke industri (upstream) didapatkan $ 21 miliar/tahun. Artinya dengan mengekspor LNG 30 juta ton/tahun kita kehilangan nilai tambah sebesar $ 9 miliar/tahun,” jelasnya.

Ia mencontohkan bahwa industri penunjang pertanian, pertambangan, dan berbagai kebutuhan manusia seperti barang plastik berasal dari gas alam.

Seperti diketahui, industri petrokimia adalah “industri babon” yang mampu menyediakan bahan baku bagi industri hilir nasional: industri plastik, cat, tekstil, kosmetik, farmasi, dan masih banyak lagi.

Produksi industri petrokimia kita tertinggal dibandingkan dengan Singapura dan Thailand. Malaysia sedang mengembangkan megaproyek petrokimia dan Filipina yang minim sumber gas juga sudah memulai. Apabila tidak segera bergerak, kita akan semakin jauh tertinggal.

Berbagai pandangan tersebut diharapkan agar rencana pemerintah dalam pengembangan kawasan industri pupuk dan petrokimia berbasis gas segera terealisasi.

Sebuah langkah strategis mewujudkan kemakmuran rakyat.dp1



from Kantor Staf Presiden http://ksp.go.id/membangun-pusat-ekonomi-baru-berbasis-gas-bumi/
PRESIDEN JOKOWI - JOKOWI PRESIDENKU #JOKOWIPRESIDENKU #JOKOWIPRESIDENKU - Pilpres 2019 Siap Coblos Jokowi - Indonesia Hebat Ditangan Presiden Jokowi - Indonesia Maju Ditangan Jokowi - Jokowi Dua Periode - Gema Presiden - Info Presiden Jokowi - Ramalan Jayabaya Presiden Jokowi Dan Ahok Akan Pimpin Indonesia ?? - Siap Siap Hadapi Pilpres Jokowi Pengatur Strategi - Relawan Jokowi Siap Gaungkan Nama Presiden - Presiden Jokowi Sampai Pelosok !! - Presiden Hebat Jokowi - Presiden Jokowi Super - Presiden Jokowi For R1 - Jokowi Presidenku - Mengapa Pilih Jokowi - Jokowi Saja - Presiden Hebat Indonesia Presiden Ke 7 Indonesia Siap 2 Periode - Ditangan Jokowi Indonesia Hebat - Siapkah Kamu Pilih Jokowi ?? Mengapa Pilih Presiden Jokowi - KERJA KERJA KERJA - Indonesia KERJA BERSAMA - 2019 Pilih  Jokowi Saja - Jokowi Bawa Indonesia MEROKET - MEROKET Bersama Jokowi !!. Rakyat Pilih Jokowi - JOKOWI YES YANG LAIN NO - 2019 Jokowi Menang Lagi ?? - Jokowi Siap NYAPRES - Pendukung Siap menangkan Jokowi - Relawan Sosial Media Jokowi 2 Periode - 2 Periode Jokowi Tidak Ada Lawan - Calon Terbaik Indonesia Cuman Jokowi - Pilihan Tepat Hanya Jokowi !! - 2019 Jangan Lupa Coblos Jokowi - Siapapun Pasangan Jokowi Tetap Pilih Beliau !!

INGAT - JOKOWI PRESIDEN RAKYAT INDONESIA


Supported BY SUARASOSMED.COM !! Kunjungi Suarasosmed Untuk Update Informasi Terkini
http://ksp.go.id/wp-content/uploads/2018/09/DP2.jpeg

COMMENTS

Name

INDONESIA DEVELOPMENT,24,INFO JOKOWI,317,KANTOR STAF PRESIDEN,11,ORIGINAL,4,PILIH JOKOWI,9767,SETKAB - JOKOWI,79,
ltr
item
Ayo Pilih Presiden Jokowi Sekali Lagi !! - Salam 2 Periode: Membangun Pusat Ekonomi Baru Berbasis Gas Bumi - Dari KANTOR STAF PRESIDEN
Membangun Pusat Ekonomi Baru Berbasis Gas Bumi - Dari KANTOR STAF PRESIDEN
http://ksp.go.id/wp-content/uploads/2018/09/DP2.jpeg
https://2.bp.blogspot.com/-_rwuOgxfF64/Whz9XifTOkI/AAAAAAAAALo/n3zs6pBrd5ozqw0Dg6Q3knL1uiGkEbMQACLcBGAs/s72-c/%2523jokowipresidenku-4_New.jpg
Ayo Pilih Presiden Jokowi Sekali Lagi !! - Salam 2 Periode
http://www.wartabali.net/2018/09/membangun-pusat-ekonomi-baru-berbasis.html
http://www.wartabali.net/
http://www.wartabali.net/
http://www.wartabali.net/2018/09/membangun-pusat-ekonomi-baru-berbasis.html
true
5403235864349489740
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy