WOW, Bandar Judi Online Ditangkap, Omset 1M Perbulan Pantas Saja Banyak Yang Tertarik

๐Ÿ™ RUMAHINJECT ๐Ÿ™

Wow, tampakan pemerintah serius dalam menangkap para pelaku judi online, kali ini korbannya adalah penadah atau bandar judi online bola, yang mana omset perbulannya mencapai 1M, dari situ sang bandar mendapatkan 5%, pantas saja banyak sekali muncul website judi atau referal judi di internet, tapi perlu diketahui mereka sedang diburu oleh polisi karena melanggar.


Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menangkap seorang agen judi bola online berinisial HS. HS diketahui memiliki omset hingga Rp 1 miliar per bulan dari hasil mengumpulkan taruhan para pemain judi tersebut.

"Tersangka sebagai agen perjuadian bola online tersebut membuka website judi online di situs bola khusus untuk agen judi bola online," ujar Direktur Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Agus Andriyanto kepada detikcom, Senin (9/1/2017).

Tersangka telah memiliki keanggotaan di website tersebut. Setelah mendapatkan username dan password, tersangka membuat ID untuk para pemain. Tersangka juga membuatkan password untuk para pemain yang ingin mempertaruhkan uangnya di website tersebut.

"Selanjutnya tersangka memberikan kredit kepada pemain berdasarkan kehendak pemain," imbuhnya.

Pembayaran untuk judi itu sendiri dilakukan setiap Senin dan Kamis saja. Tersangka mendapatkan 5 persen dari omset yang diperoleh per putaran.

"Adapun omset pelaku berkisar antara Rp 500 juta sampai dengan Rp 1 miliar per bulan," sambungnya.

Barang bukti yang disita penyidik yakni 3 buah buku tabunga BCA dan 5 buah ponsel. Tersangka dijerat dengan Pasal 303 KUHP dan atau Tindak Pidana Pencucian Uang (DTK)

Wow, tampakan pemerintah serius dalam menangkap para pelaku judi online, kali ini korbannya adalah penadah atau bandar judi online bola, yang mana omset perbulannya mencapai 1M, dari situ sang bandar mendapatkan 5%, pantas saja banyak sekali muncul website judi atau referal judi di internet, tapi perlu diketahui mereka sedang diburu oleh polisi karena melanggar.