Identitas Pengeroyok Ketua Ranting PDIP Sudah Dipegang, Polisi Langsung Buru Pelaku !!

🙏 RUMAHINJECT 🙏

Pengeroyokan salah seorang ketua Ranting PDIP wilayah Jalembar ini memang terjadi ketika malam hari, namun dengan adanya bantuan saksi dan korban, maka identitas dari pengoroyok sudah dipegang dan kini polisi sudah siap memburu pelaku, insiden ini terkait erat dengan proses pengawalan korban ketika ada kampanye Djarot di Jalembar, tampaknya pelaku tidak terima kampanye itu berjalan mulus.

Seorang pengurus ranting PDIP bernama Widodo mengalami luka karena diduga dikeroyok sekelompok orang. Widodo pun melaporkan hal ini ke polisi.


"Sekarang sedang kita tangani. Sementara ini divisum dan kemungkinan dirawat," kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Roycke Harry Langie kepada detikcom, Sabtu (7/1/2017).
[ads-post]
Peristiwa pengeroyokan itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, Jumat (6/1). Roycke menyebut Widodo mengaku dikeroyok sekitar 10 orang.

"Sementara dari keterangan korban ini kemungkinan 7 sampai 10 (orang). Ada 2 saksi yang melihat kemungkinan pelaku sekitar 10 orang," ujar Roycke.

"Dari penyelidikan sementara, (2 orang) pelaku inisial I dan F. Ini jadi atensi bagi kami untuk segera melakukan tindakan hukum. Segera ditangkap pelaku," sambung Roycke yang menyebut para pelaku berasal dari suatu organisasi masyarakat (ormas).

Sementara itu, Widodo mengalami luka di bagian mata dan di bagian kepala. Saat ini, dia menjalani perawatan di Rumah Sakit Royal Taruma, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat.

Tampak di lokasi itu ada Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. Dia berharap kasus itu segera diusut tuntas.

"Saya berharap ini polisi dapat usut tuntas dan segera karena sudah sampai timbul korban begini. Saya sangat menyayangkan ya ini terjadi, sebagai kader PDIP saya akan minta kasus ini diusut tuntas," kata Prasetio saat ditemui di RS Royal Taruma, Jakarta Barat.[dtk]

Pengeroyokan salah seorang ketua Ranting PDIP wilayah Jalembar ini memang terjadi ketika malam hari, namun dengan adanya bantuan saksi dan korban, maka identitas dari pengoroyok sudah dipegang dan kini polisi sudah siap memburu pelaku, insiden ini terkait erat dengan proses pengawalan korban ketika ada kampanye Djarot di Jalembar, tampaknya pelaku tidak terima kampanye itu berjalan mulus.