HEBOH PENGAKUAN POLITISI PD, Tentang Kedekatan Ormas Dengan Pasangan Agus-Sylvi

🙏 RUMAHINJECT 🙏

Tampaknya debat terbuka antara 3 pendukung pasangan Calon memang sangat nikmat untuk didengarkan, pasalanya tuduhan kedekatan salah satu ormas besar di Indonesia pada pasangan calon teretentu dalam pilgub DKI 2017 ini mendapatkan jawaban yang cukup membuat heboh dan bernilai kontroversial, yaitu tentang kedekatan pasangan Cikeas Agus-Sylvi dengan Ormas Islam FPI, nah hal ini lebih kontroversial lagi meningat yang mengatakan hal itu adalah dari politisi Demokrat sendiri, mari kita simak bagaimana penuturannya dan bagaimana proses debat dengan relawan Ahok-Djarot yang menanyatakan hal tersebut.


Adu argumen di twitter mengantarkan Budiman Sudjatmiko dan Rachland Nashidik ke debat terbuka di dunia nyata. Debat tersebut dibungkus dengan tajuk Twitwars dan mengambil tema 'Tudingan Kedekatan Paslon dengan Radikalisme'.
[ads-post]
Politikus PD Rachland Nashidik yang merupakan relawan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 1 Agus-Sylvi dan Budiman Sudjatmiko yang merupakan relawan pasangan nomor urut 2 Ahok-Djarot, kemudian mengajak Indra Jaya Piliang (relawan pasangan calon nomor urut 3, Anies-Sandi) menggelar debat tersebut di Equus Cafe, Jl Wijaya 2, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (7/1/2017).

Dalam debat tersebut, Rachland Nashidik langsung melontarkan pertanyaan kepada Budiman Sudjatmiko. "Siapa kelompok ekstrem yang dekat dengan tim Agus-Sylvi?" tanyanya lugas.

Budiman menjawab pertanyaan itu dengan melihat masa pemerintahan SBY. Menurutnya, saat SBY akan megeluarkan kebijakan yang tidak populer pada saat itu, maka pada saat bersamaan intesitas kegiatan FPI naik ke permukaan.

"Ada perkiraan aktivitas FPI yang terlibat dengan Cikeas," ucap Budiman.

Mendapati pernyataan Budiman, Rachland secara tegas menolak argumen itu. Dia yakin bahwa pemerintahan SBY tidak pernah berhubungan dengan FPI untuk mendukung segala kebijakannya.

"Tidak mencerminkan kasualitas. Saya menolak pernyataan itu," sahut Rachland.

Rachland berpendapat, pada dasarnya FPI memang menolak Ahok. FPI mendukung Agus-Sylvi karena hal itu merupakan pilihan politik mereka.

"Bukan seolah-olah ada kerja sama antara paslon lain dengan FPI," tandasnya.[dtk]

Tampaknya debat terbuka antara 3 pendukung pasangan Calon memang sangat nikmat untuk didengarkan, pasalanya tuduhan kedekatan salah satu ormas besar di Indonesia pada pasangan calon teretentu dalam pilgub DKI 2017 ini mendapatkan jawaban yang cukup membuat heboh dan bernilai kontroversial, yaitu tentang kedekatan pasangan Cikeas Agus-Sylvi dengan Ormas Islam FPI, nah hal ini lebih kontroversial lagi meningat yang mengatakan hal itu adalah dari politisi Demokrat sendiri, mari kita simak bagaimana penuturannya dan bagaimana proses debat dengan relawan Ahok-Djarot yang menanyatakan hal tersebut.