Demo Mahasiswa Untuk Turunkan Jokowi Di Kota Solo Berakhir RICUH !!

๐Ÿ™ RUMAHINJECT ๐Ÿ™

Acara demo untuk turunkan Presiden Jokowi yang dilakukan oleh ratusan mahasiswa di kota SOLO ini terpaksa dibubarkan oleh aparat, pasalnya demo yang tadinya berlangsung damai menjadi ricuh, sehingga tembakan gas air mata terpaksa dilakukan oleh pihak kepolisian yang menjaga aksi demo tersebut, mahasiswa dalam demonya kali ini  meminta Presiden Jokowi untuk mundur, padahal menurut bloomberg dan masyarakat, approval dari Jokowi adalah senilai 70% jadi sangat disayangkan bila mahasiswa yang cuman segelintir itu memaksa Jokowi Turun.



Ratusan mahasiswa berunjuk rasa di depan Balai Kota, Solo. Mereka menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) mundur dari jabatannya lantaran tak membuat program pro rakyat seperti yang digadang-gadangkan saat kampanye.
[ads-post]
Demo tersebut berlangsung ricuh. Pantauan merdeka.com, ratusan mahasiswa tiba di depan Balai Kota Solo sekitar pukul 11.00 Wib. Massa yang membentuk lingkaran membuat Jalan jenderal Sudirman tidak bisa dilalui kendaraan, puas berorasi mereka lantas membakar ban.

Peristiwa pembakaran ban mendapat peringatan dari kepolisian yang mengamankan aksi unjuk rasa. Melalui pengeras suara mereka meminta api dipadamkan. Namun, mahasiswa tetap bergeming dan tidak mau memadamkan api yang sudah mengeluarkan asap membumbung. Sejumlah aparat pun merangsek masuk ke arah kerumunan mahasiswa untuk memadamkan api. Namun para mahasiswa menghadang. Aksi saling dorong selama 10 menit tak dapat dihindari.

"Pembakaran ban memang tidak diperbolehkan. Karena mengganggu kepentingan umum, kita minta untuk dimatikan. Karena tidak dimatikan makanya kita turunkan anggota untuk memadamkan api," ujar Kapolresta Solo, Kombes Pol Ahmad Luthfi di lokasi, Senin (9/1).

Usai pembakaran ban puluhan mahasiswa masih terlibat aksi dorong dengan polisi dan Satpol PP. Namun Kapolresata memerintahkan anggotanya untuk mundur, sambil menutup gerbang balai kota. Mahasiswa yang pada awalnya akan menyegel dan memasuki balai kota pun harus mengurungkan niatnya.

Kendati demikian, para mahasiswa masih terus berorasi. Tak hanya menyampaikan 5 tuntutan seperti sebelumnya.[mdk]

Acara demo untuk turunkan Presiden Jokowi yang dilakukan oleh ratusan mahasiswa di kota SOLO ini terpaksa dibubarkan oleh aparat, pasalnya demo yang tadinya berlangsung damai menjadi ricuh, sehingga tembakan gas air mata terpaksa dilakukan oleh pihak kepolisian yang menjaga aksi demo tersebut, mahasiswa dalam demonya kali ini meminta Presiden Jokowi untuk mundur, padahal menurut bloomberg dan masyarakat, approval dari Jokowi adalah senilai 70% jadi sangat disayangkan bila mahasiswa yang cuman segelintir itu memaksa Jokowi Turun.